Ternak Sapi Potong

ternak.penggemukansapipotongTernak Sapi Potong – UD Eka Rejeki adalah salah satu peternak sapi yang berlokasi di Banyuwangi. Sistem penggemukan sapi yang kami lakukan adalah berorientasi pada efektifitas dan efisiensi, bukan tradisional.

Mulai dari pemilihan bibit atau sapi bakalan, lokasi kandang yang tepat, metode pemberian pakan hingga mengantisipasi penyakit sangat kami perhatikan. Karena hal tersebut sangat berpengaruh pada proses penggemukan sapi. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut maka efisiensi proses penggemukan sapi potong dapat tercapai dengan maksimal.

Memilih bibit sapi (sapi bakalan) merupakan langkah awal yang sangat menentukan dalam suatu usaha penggemukan Sapi potong. Yang harus diperhatikan dalam hal Pemilihan bakalan untuk tujuan penggemukan antara lain sebagai berikut:

  1. Bangsa Sapi
    Bangsa sapi yang digunakan untuk penggemukan sebaiknya dipilih bangsa sapi yang mempunyai produktivitas tinggi atau jenis unggul, baik sapi unggul lokal maupun jenis sapi impor atau persilangan. Beberapa jenis sapi unggul lokal yang dijadikan ternak potong adalah sapi Bali, Peranakan Onggole (PO) dan sapi Madura, sedangkan untuk jenis sapi unggul impor adalah sapi Brahman, Simenthal, Onggole dan Brangus.
  2. Jenis Kelamin Sapi
    Sapi sebaiknya berjenis kelamin jantan. Hal ini disebabkan sapi jantan pertumbuhannya lebih cepat dibanding sapi betina. Disamping itu juga untuk mencegah pemotongan ternak betina produktif.
  3. Umur Sapi
    Sapi sebaiknya dipilih yang masih muda, karena pertumbuhannya lebih cepat dibanding sapi berumur tua. Ternak sapi bakalan yang lebih muda (umur 1 – 2,5 tahun) mempunyai tekstur daging yang lebih halus, kandungan lemak yang lebih rendah, dan warna lemak daging yang lebih muda sehingga menghasilkan daging dengan keempukan yang lebih baik dibandingkan sapi tua (umur diatas 2,5 tahun). Umur sapi yang baik/ideal untuk digemukkan berkisar antara 1 – 2,5 tahun, hal ini juga tergantung dari kondisi ternak sapi.
  4. Kondisi Awal
    Pilihlah sapi jantan yang keadaan phisiknya tidak terlalu kurus, tetapi kondisi tubuh secara umum harus sehat. Semakin berat bobot badan awal sapi (pada umur yang sama), semakin cepat pertumbuhannya. Bentuk kepala, tanduk dan kaki kelihatan lebih besar (khusus sapi Bali) tidak seperti kepala rusa.
  5. Tanda-tanda Umum Sapi Potong Yang Baik
    Badan panjang, bulat, dari samping tampak berbentuk segi empat. Dada depan lebar, dalam, dan menonjol ke depan. Kepala pendek dan mulut lebar. Bulu mengkilat dan tidak kaku. Kaki pendek, leher dan bahu lebar. Berpenampilan tenang. Tidak cacat.

Demikian sedikit informasi tentang ternak sapi dan pemilihan bibit sapi, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. Jika Anda tertarik memelihara atau sedang mencari sapi, silahkan hubungi kami:

UD Eka Rejeki
Dsn. Kepatihan Rt 02 / Rw 03 Cluring – Banyuwangi
Handphone:
085 234 035 692 | 081 336 470 666
PIN BB : 27DC3C57

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s